Minggu, 10 Oktober 2010

Pengantar Bisnis Modern BAB II

PENGARUH LINGKUNGAN TERHADAP PERUSAHAAN

Pengertian Lingkungan Perusahaan

Lingkungan perusahaan merupakan keseluruhan dari faktor-faktor ekstern yang mempengaruhi perusahaan baik organisasi maupun kegiatannya. Sedangkan arti lingkungan secara luas mencakup semua faktor ekstern yang mempengaruhi individu, perusahaan, dan masyarakat. Faktor-faktor yang mempengaruhi perusahaan tersebut adalah luas dan banyak ragamnya, termasuk aspek-aspek ekonomi, politik, social, etika-hukum, dan ekologi/fisik dan sebagainya. Masing-masing faktor saling menunjang dan saling mempengaruhi.

Perusahaan dalam Masyarakat yang Pluralistik

Masyarakat pluralistik merupakan kombinasi dari berbagai kelompok yang mempengaruhi lingkungan perusahaan. Oleh karena itu perusahaan harus menjaga hubungan baik dengan kelompok atau pihak-pihak yang berkepentingan.

Kesan Negatif Tentang Perusahaan

Banyak masalah yang menciptakan kesan negatif tentang perusahaan , antara lain:

· Penyelewengan pajak

· Penyelundupan barang

· Penyogokan kepada pejabat pemerintah

· Periklanan yang menipu

· Kebocoran pabrik yang berbahaya

· Pembayaran-pembayaran yang tidak legal, dan sebagainya

Usaha-usaha untuk Memperbaiki Kesan Negatif, antara lain :

· Melaksanakan kegiatan hubungan masyarakat yang efektif

· Saran dari Pemerintah dan keluhan dari masyarakat harus lebih diperhatikan, dan sebagainya.

LINGKUNGAN FISIK, ENERGI, DAN KONSERVASI

Dari masalah-masalah ekonomi dan social, salah satu masalah yang sangat sulit diatasi dan memerlukan biaya besar adalah yang berkaitan dengan lingkungan fisik.

Ekologi

Ekologi merupakan suatu ilmu yang mempelajari hubungan antara manusia dengan lingkungannya. Dalam hal kualitas, lingkungan kita saat ini sudah semakin menurun, hal ini disebabkan oleh kombinasi dari tiga faktor ;

a) Semakin meningkatnya konsentrasi penduduk

b) Perkembangan teknologi baru

c) Semakin meningkatnya kemakmuran ekonomi

Macam-Macam Polusi

Polusi ialah pengrusakan lingkungan alam dimana kita hidup dan bekerja. Berikut adalah jenis-jenis polusi yang menjadi ancaman bagi lingkungan yang sehat ;

a. Pencemaran udara, diakibatkan oleh :

· Asap kendaraan

· Asap dari limbah pabrik

· Pembakaran hutan secara liar

b. Pencemaran air, diakibatkan oleh :

· Pembuangan limbah pabrik ke sungai.

· Pembuangan hasil cucian yang mengandung detergen secara langsung ke dalam aliran selokan.

· Jarak antara sumber air tanah dengan tangki peresapan (pembuangan kotoran) saling berdekatan sehingga bakteri-bakteri dalam tangki dapat meresap dan masuk ke sumber air.

c. Pencemaran sampah awet

Sering sampah awet, seperti kaleng bekas, botol, karet, dan plastik yang sulit mendapatkan pembuangan, dibuang secara sembarangan atau tidak pada tempatnya sehingga dapat menyebabkan pencemaran lingkungan sekitar.

Energi dan Konservasi

Di Indonesia sumber energi minyak dan bumi sudah lama digunakan disamping batu bara dan air. Kemudian muncul penggunaan gas alam yang juga dihasilkan didalam negeri. Dan akhir-akhir ini sudah mulai dikembangkan penggunaan sumber nergi matahari serta kemunkinan penggunaan tenaga nuklir. Tetapi sebagian besar penggunaan energi didunia saat ini masih bergantung pada minyak dan gas. Namun demikian Pemerintah dan masyarakat tetap melakukan penghematan energi yang kenyataannya dapat menghemat pengeluaran yang cukup banyak. Untuk jangka panjang penghematan seperti ini juga akan berpengaruh pada kelestarian sumber-sumber yang ada.

LINGKUNGAN PEREKONOMIAN DAN PERPAJAKAN

Penerimaan dan Pengeluaran Pemerintah

Secara keseluruhan penerimaan Pemerintah dapat diperoleh dari :

· Penerimaan dalam negeri, meliputi; pajak langsung, pajak tidak langsung, penerimaan minyak, dan penerimaan bukan pajak. Penerimaan bukan pajak ini meliputi denda-denda, iuran, retribusi, hasil lelang, bagian laba perusahaan Negara, dan sebagainya.

· Penerimaan pembangunan, meliputi; bantuan program dan bantuan proyek.

Sedangkan seluruh pengeluaran Pemerintah dapat dikelompokan kedalam :

· Pengeluaran rutin, antara lain seperti; belanja pegawai, belanja barang, subsidi daerah otonom, bunga dan cicilan utang serta pengeluaran lain.

· Pengeluaran pembangunan, antara lain seperti; pembiayaan pembangunan sektoral yang meliputi pertanian, perindustrian, pariwisata, pendidikan, dan sebagainya.

LINGKUNGAN HUKUM

Hukum yang ada di Indonesia dapat digolongkan kedalam :

1. Hukum Publik, merupakan hukum yang mengatur masalah-masalah yang mengenai kepentingan dan keamanan umum. Contoh; hukum tatanegara, hukum tatausaha dan hukum pidana.

2. Hukum Privat, merupakan hukum yang mengatur mengenai hal-hal yang berhubungan dengan kepentingan seseorang dan kelompok-kelompok dalam masyarakat. Contoh; hukum perdata dan hukum dagang.

LINGKUNGAN PEMERINTAH

Perhatian Pemerintah terhadap Kegiatan Usaha :

A. Bantuan di Bidang Transportasi, contohnya; sepenuhnya dikuasai Pemerintah yang diatur oleh Perusahaan Jawatan Kereta Api (PJKA)

B. Bantuan pada Perusahaan-perusahaan kecil, misalnya; dalam bidang financial, pemberian kontrak, dan bantuan teknik dan manajemen.

C. Bantuan di bidang Komunikasi, yang meliputi; kegiatan-kegiatan siaran radio, televisi, telepon, dan sebagainya.

LINGKUNGAN INTERNASIONAL

Neraca Pembayaran Internasional

Suatu konsep penting yang berhubungan dengan neraca pembayaran ialah neraca perdagangan. Neraca perdagangan dapat dikatakan menguntungkan jika suatu Negara mengekspor barang-barang melebihi impornya. Sedangkan jika impor lebih besar dari ekspornya, maka keadaan neraca perdagangan tidak mengntungkan.

Perusahaan-perusahaan Multinasional (Multinational Corporation)

Perusahaan-perusahaan multinasional bertujuan memasarkan barang hasil produksinya tidak hanya ke satu Negara saja tetapi juga ke Negara-negara lainnya. Kemudian mendirikan perusahaan perakitan/assembling di Negara kedua untuk melayani kebutuhannya disamping Negara ketiga yang ada disekitarnya.

Untuk menjalankan kegiatannya perusahaan tersebut dapat berbentuk suatu joint venture, perjanjian lisensi atau kontrak-kontrak khusus yang ditandatangani bersama dengan Pemerintah.

Saat ini di Indonesia sudah terdapat banyak Perusahaan Multinasional yang terus meningkat, contohnya; Coca Cola, Toyota, Sharp, Mitsubhisi, Oliveti, FNCB, dan sebagainya.

Kebaikan dan Keburukan Perusahaan Multinasional

a) Kebaikan ;

· Menambah devisa Negara melalui penanaman modal di bidang ekspor

· Menambah pendapatan Negara berupa pajak-pajak dan royalty dari perusahaan-perusahaan tersebut.

· Memperluas pasar faktor-faktor produksi dalam negeri, seperti : bahan baku, tenaga kerja, dan sebagainya.

b) Keburukan ;

· Semakin banyaknya Perusahaan Multinasional dapat mempengaruhi kekuasaan ekonomi Negara.

· Dapat merusak kehidupan politik dan ekonomi Negara

· Mencari keuntungan sebesar-besarnya dengan memperbesar modal merupakan motif Perusahaan-perusahaan Multinasional. Setelah itu baru memproduksi barang sebagai tujuan sekundernya. Adanya motif ini dapat mengakibatkan timbulnya pertentangan kepentingan dalam kaitannya dengan pembangunan Negara.

Lembaga-lembaga yang Membantu Perdagangan Internasional

1. Export and Import Commission House

2. Merchant Exporters and Importers

3. Manufacturer’s Export Agents

4. Export and Import Brokers

Minggu, 26 September 2010

Pengantar Bisnis Modern

LATAR BELAKANG INDUSTRI DAN PERDAGANGAN

Kegiatan Perekonomian
Dalam suatu masyarakat yang primitif, manusia harus memenuhi kebutuhannya sendiri, tidak tergantung pada orang lain. Kebutuhan yang harus mereka penuhi terutama adalah makanan, pakaian, dan tempat tinggal. Cara yang biasa mereka gunakan untuk mendapatkan makanan ialah berburu binatang atau bertani/bercocok tanam di daerah-daerah yang terlihat subur. Jadi penghidupan ekonominya masih berupa rumah tangga tertutup belum muncul adanya pertukaran.
Seiring berjalanya waktu, masing-masing keluarga merasa kelebihan barang atau peralatan yang dibutuhkan, usaha perdagangan pun mulai dilakukan, sehingga dapat ditukarkan dengan barang atau jasa lain dari tetangganya. Sistem perekonomian ini dilakukan secara barter. Dengan adanya pembagian kerja menurut jenis kebutuhannya, akhirnya mereka dapat merasakan keuntungan. Dalam hal ini suatu rumah tangga hanya membatasi diri terhadap produksi beberapa jenis barang saja. Bentuk pengkhususan seperti ini disebut spesialisasi (penyebaran secara horizontal). Makin banyak jumlah kebutuhan, makin melebarlah spesialisasi tersebut.
Kemajujuan ilmu pengetahuan yang terjadi dalam masyarakat sangat mempengaruhi sistem perekonomian. Pertukaran barang kini tidak dilakukan secara barter, tetapi sudah menggunakan alat pembayaran berupa uang.
Selain spesialisasi, pertukaran dapat ditimbulkan oleh adanya differensiasi, yaitu dari bahan baku yang sama dapat menghasilkan berbagai macam jenis produk. Sebelum siap untuk digunakan,setiap produk harus melewati beberapa tingkatan pekerjaan. Masing-masing tingkatan pekerjaan tersebut dapat dilakukan oleh perusahaan yang berbeda.
Disamping proses penyebaran (dispersi), terdapat pula proses penyatuan (konsentrasi), proses dari masing-masing kegiatan yang secara keseluruhan merupakan satu kesatuan. Apabila proses penyatuan itu dilakukan secara horizontal, disebut paralelisasi. Jika Proses pengerjaan suatu barang yang sebelumnya dikerjakan oleh beberapa perusahaan, kemudian dikerjakan dalam satu perusahaan disebut integrasi (penyatuan secara vertikal).
Menurut asalnya, berbagai macam barang kebutuhan yang diperoleh secara bebas tanpa memerlukan suatu usaha disebut sebagai barang bebas (free goods). Sedangkan barang-barang yang bisa diperoleh dalam suatu proses kegiatan (ekonomi) dikelompokkan menjadi dua golongan yaitu :
1. Barang konsumsi (consumer goods) yang secara langsung dapat memuaskan kebutuhan konsumen.
2. Barang industri (industrial goods) misalnya : pabrik, mesin, peralatan, dan barang lain yang mendukung produksi barang konsumsi.
Dari kedua kelompok barang tersebut dapat digolongkan menjadi dua bagian :
1. Barang tahan lama (durable goods) yang dapat dipakai secara berulang-ulang
2. Barang tidak tahan lama (nondurable goods) misal : bahan mentah, makanan, yang hanya dapat dipakai sekali atau beberapa kali saja.

Sistem Perekonomian
Secara garis besar, sistem perekonomian di berbagai negara terbagi menjadi empat bentuk, yaitu kapitalisme, sosialisme, fasisme, dan komunisme.
a. Kapitalisme
Dalam sistem ini, seseorang bebas untuk memiliki kekayaan, memiliki perusahan, bersaing secara bebas dalam perdagangan, dan bebas menentukan miliknya. Dalam kegiatan perdagangan seseorang dapat memilih dan membuat barang/jasa yang diinginkan secara bebas. Kebebasan ini dinamakan laissez faire.
Menurut Adam Smith, ada sebuah tangan yang tidak kentara dalam persaingan (invisible hand of competition). Hal ini berarti bahwa banyak individu yang memasuki dunia usaha. Perusahaan yang tidak berhasil/keluar dari persaingan (karena kalah) ini disebut sebagai tangan tidak kentara.
b. Sosialisme
Selain sebagai sistem perekonomian, sosialisme merupakan bentuk pemerintahan. Pada sistem ini seseorang dapat relatif bebas dalam memilih tempat usaha yang diinginkan, tetapi pemerintah ikut serta dengan berusaha menyesuaikan antara individu dengan individu kepada kebutuhan masyarakat.
Dalam pemerintahan sosialis, apabila perusahaan dianggap penting untuk mendukung perekonomian bangsa dan dapat memenuhi kebutuhan dengan lebih efisien maka pemerintah dapat bergabung atau ikut bekerjasama dalam kegiatan industri dengan bertindak sebagai pemilik.
c. Fasisme
Fasisme merupakan suatu sistem perekonomian dan juga dipakai sebagai bentuk pemerintahan (biasanya diktator). Dalam sistem ini terdapat istilah negeri usaha, yang berarti pemerintah berperan sebagai pemilik atas semua industri. Sehingga setiap orang maupun perusahaan yang ingin menempati serta menggunakan tempat usahanya harus memiliki persetujuan atau izin dari pemerintah.
d. Komunisme
Komunisme juga sekaligus sebagai sistem perekonomian dan suatu bentuk pemerintahan. Dalam sistem ini tidak termasuk kekayaan pribadi atau munkin hanya sedikit dan tidak terdapat motif keuntungan. Semua pekerjaan sudah ditentukan oleh negara, dan setiap orang bekerja untuk kepentingan masyarakat secara keseluruhan. Selain itu pemerintah juga menentukan siapa saja yang akan memproduksi barang atau jasa, dan macam barang atau jasa apa saja yang harus dikerjakan, termasuk dalam menentukan jumlah produk, untuk siapa, dan apa saja alat-alat yang akan digunakan. Seperti dalam sistem fasisme, kebebasan politik sangat diawasi secara ketat.

Sistem Perekonomian Pancasila
Sampai saat ini masih belum ada kesepakatan yang mutlak baik dari pemerintah maupun para ilmuwan mengenai sistem perekonomian pancasila tersebut. Namun dari beberapa pendapat mereka, diantaranya ilmuwan dari Fakultas Ekonomi Universitas Gadjah mada terdapat gambaran umum mengenai karakteristik sistem perekonomian sebagai berikut;
1. Roda perekonomian digerakkan dengan ransangan ekonomi, sosial dan moral.
2. Adanya keinginan yang kuat dari seluruh masyarakat untuk memperoleh kemerataan sosial (egalitarian) yang sesuai dengan asas-asas kemanusiaan.
3. Kebijakan ekonomi diprioritasikan untuk menciptakan perekonomian nasional yang tangguh. Ini berarti setiap kebijakan ekonomi harus dilandasi dengan jiwa nasionalisme.
4. Unit usaha berbentuk koperasi dipandang sebagai soko guru perekonomian dan merupakan bentuk paling konkrit dari suatu usaha bersama.
5. Adanya keselarasan serta perimbangan yang jelas dan tegas antara perencanaan di tingkat nasional dengan desentralisasi dalam pelaksanaan kegiatan ekonomi. Ini ditujukan untuk menjamin terciptanya keadilan ekonomi dan sosial pada masyarakat.
Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa sistem perekonomian pancasila merupakan sistem perekonomian yang didasari oleh dasar negara Indonesia yaitu Pancasila. Kelima dasar Pancasila sebagai dasar pemikiran dan pertimbangan dalam perencanaan dan pelaksanaan kegiatan ekonomi.


Pengertian Industri dan Bisnis
Dalam garis besar , dunia usaha terdiri dari tiga bagian :
1. Tempat kerja untuk menjalankan kegiatan yang produktif seprti pabrik, pertambangan, hotel, toko, atau ladang.
2. Perusahaan, yang memiliki satu tempat kerja atau lebih.
3. Industri.
Pengertian industri secara umum adalah suatu kelompok perusahaan yangmemproduksi barang yang sama, untuk pasar yang sama pula. Keadaan Industri menjadi sangat kompleks apabila ada penekanan terhadap usahanya pada prinsip-prinsip dasar seperti:
1) Efisiensi
2) Prestasi
3) Pendekatan yang rasional
4) Manajemen
5) Hubungan-hubungan yang formal, dan sebagainya.
Kegiatan bisnis sangat membantu usaha-usaha pemenuhan kebutuhan masyarakat
oleh perusahaan. Pada pokoknya, kegiatan bisnis ini meliputi :
a. Perdagangan (melalui pedagang)
b. Pengangkutan (dengan alat-alat transport)
c. Penyimpanan (sampai barang terjual)
d. Pembelanjaan (melalui bank atau kreditur)
e. Pemberian informasi (dengan promosi)

Pengertian Perusahaan
Definisi perusahaan adalah sebagai suatu organisasi produksi yang menggunakan dan mengkoordinir sumber-sumber ekonomi untuk memuaskan kebutuhan dengan cara yang menguntungkan. Dari definisi tersebut terdapatlah lima unsur yang penting dari perusahaan yaitu : organisasi, produksi, sumber ekonomi, kebutuhan, cara yang menguntungkan.

Organisasi
Organisasi berfungsi sebagai bentuk dan hubungan yang mempunyai sifat dinamis, dalam arti dapat menyesuaikan diri kepada perubahan, yang pada dasarnya merupakan suatu bentuk yang dengan sadar diciptakan manusia untuk mencapai tujuan yang sudah diperhitungkan. Dengan adanya Organisasi terciptalah suasana kerja yang baik atau usaha mengadakan pembandingan sumber-sumber dan hasil yang terbaik.
Produksi
Secara umum usaha-usaha produksi dalam suatu perusahaan atau organisasi dapat dikelompokkan ke dalam :
a . Produksi langsung
Produksi langsung merupakan usaha-usaha untuk menghasilkan atau mendapatkan barang secara langsung, meliputi :
- Produksi Primer (Ekstratif)
Merupakan kegiatan usaha untuk memperoleh bahan-bahan atau material langsung dari alam, misalnya: pertanian, perikanan, kehutanan, dan pertambahan.
- Produksi Sekunder
Merupakan kegiatan usaha yang menggunakan bahan-bahan atau material untuk meningkatkan faedah atau mengolahnya menjadi barang lai, misalnya : pembuatan kapal, gedung, dan lain-lain.
b. Kegiatan yang membantu produksi langsung
Merupakan kegiatan yang dapat mendukung dan menunjang kelancaran proses produksi langsung yang disebut produksi tersier. Produksi tersier meliputi : perdagangan (perdagangan besar, perdagangan kecil, impor, dan ekspor) dan kegiatan-kegiatan lain misalnya distribusi, perbankan, perasuransian, penelitian pasar dan periklanan.
c. Produksi Tidak Langsung
Merupakan kegiatan yang secara tidak langsung ikut serta dalam membantu proses produksi tetapi memberikan jasa-jasa yang berguna untuk perusahaan, misalnya seperti : kegiatan yang dilakukan oleh para akuntan, ilmiawan, polisi, dan sebagainya.

Menggunakan dan Mengkoordinir Sumber-Sumber Ekonomi/Faktor-Faktor Produksi
Dalam ketiga unsur ini terdapat pengertian adanya kegiatan untuk menjalankan fungsi-fungsi (menggunakan dan mengkoordinir) dan sumber-sumber ekonomi. Ada empat macam sumber ekonomi yang sering kita kenal dengan singkatan 4M (men, money, material, dan method). Sumber-sumber ekonomi yang disebut juga sebagai faktor-faktor produksi, penggunaannya sangat berpengaruh terhadap kegiatan-kegiatan dalam suatu perusahaan.
Masing-masing faktor tersebut mempunyai karakteristik yang berbeda-beda.
Manusia (men), tidak hanya berperan sebagai tenaga kerja tetapi ikut berperan juga sebagai konsumen.
Uang (money), merupakan unsur penting dalam produksi yang berperan sebagai modal. Secara umum modal dapat diartikan sebagai sejumlah uang atau barang pemilik perusahaan yang digunakan untuk membeli atau melengkapi semua keperluan produksi.
Material (material), merupakan salah satu faktor yang sangat penting untuk kegiatan-kegiatan produksi yang bersifat produktif. Unsur-unsur yang dapat dikelompokkan ke dalam material ini adalah antara lain:
1) Tanah, secara geografis tidak dapat dipindah-pindahkan
2) Sumber-sumber alam seperti : hail peternakan, hasil ladang, mineral, hasil hutan, dan sebagainya.
Metode (method), adalah faktor produksi yang keempat, meliputi inisiatif yang bersifat produktif, pengambilan keputusan, penanggunan resiko yang ada, dan lain-lain. Semua ini dilakukan untuk mengatur faktor-faktor lain dengan baik. Orang yang melaksanakan ini dinamakan wiraswasta(entrepreneur). Dalam perusahaan kegiatan dan tanggungjawab merupakan tugas manager, sedangkan resiko keuangan (termasuk investasi) ditanggung oleh pemilik atau pemegang saham.

Semua kegiatan yang dijalankan oleh suatu perusahaan bertujuan untuk membuat barang dan jasa yang dibutuhkan oleh masyarakat, dan memasarkannya dengan cepat serta secara efisien agar memperoleh suatu keuntungan. Jadi tugas utama perusahaan adalah melayani kepentingan masyarakat. Semakin meningkat mutu dan kualitas pelayanan yang diberikan, semakin meningkat pula keuntungan yang akan di raih oleh suatu perusahaan.

Kebutuhan
Kebutuhan merupakan segala sesuatu yang diperlukan masyarakat/perusahaan agar memperoleh kepuasan dalam mengonsumsi barang dan jasa sehingga dapat mempertahankan kelangsungan hidupnya.

Cara yang Menguntungkan
Agar misi dan visi suatu perusahaan dapat terwujud, maka semua kegiatan yang dilakukan haruslah menggunakan dan memperhatikan cara-cara yang terbaik, efisien, dan dapat menguntungkan. Cara-cara yang ditempuh oleh suatu perusahan dengan perusahaan lainnya tentulah berbeda. Perbedaan ini terletak pada:
- Bidang Operasi
- Alat produksi
- Tujuan perusahaan

Tujuan suatu perusahaan sangat bergantung pada keinginan para pemilik atau sebagian besar dari penanam modal/harta. Tujuan-tujuan yang ingin dicapai oleh suatu perusahaan adalah bermacam-macam, contohnya antara lain:
a. Keuntungan Maksimal
b. Kesejahteraan Anggota
c. Kesejahteraan Masyarakat

FAKTOR-FAKTOR YANG MENENTUKAN IKLIM BISNIS
1. Investasi
Merupakan penggunaan sumber-sumber untuk menciptakan modal baru. Didalam hal ini investasi dapat berlipat ganda. Faktor Multiplier (pengganda) yang menyebabkan terjadinya pelipat-gandaan itu, salah satu contohnya :
- Jika sebuah pabrik didirikan dalam suatu masyarakat, para penyedia (supplier) dan para pekerja bangunan setempat dapat meningkatkan penghasilannya.
2.Tabungan
Merupakan sejumlah uang yang disimpan oleh para pekerja. Jumlah yang telah diputuskan akan mempengaruhi kuat-lemahnya multiplier itu. Tetapi dengan adanya tabungan tersebut juga menjadi sumber untuk investasi di masa yang akan datang. Hal yang terpenting disini adalah suatu kepercayaan terhadap tabungan sehingga iklim bisnis itu dapat direncanakan.
3.Pemerintah
Pemerintah dapat berfungsi sebagai pengelola sistem bisnis. Di dalam pemerintahan melalui kebijaksanaan fiskal atau pun dengan moneter, sama-sama dapat mempengaruhi semua kegiatan bisnis.
- Kebijaksanaan fiskal digunakan untuk mempengaruhi permintaan dengan meningkatkan pajak (mengurangi permintaan) atau meningkatkan pengeluaran pemerintah (meningkatkan permintaan).
- Kebijaksanaan moneter berkaitan dengan pengelola supply uang untuk meningkatkan atau menurunkan permintaan.



PROBLEMA ATAU MASALAH BISNIS YANG DIHADAPI SAAT INI
Terdapat tiga permasalahan yang sering mempengaruhi konsumen dalam sietem bisnis dan selalu mendapat perhatian dari pemerintah dan masyarakat adalah : inflasi, produktifitas, dan pengangguran.
1.Inflasi
Inflasi merupakan suatu kenaikan harga-harga barang dan jasa secara menyeluruh dalam perekonomian. Para ekonom telah lama merasakan bahwa inflasi itu merupakan suatu proses yang membatasi sendiri. Hal ini terjadi karena adanya ketidak-seimbangan antara permintaan dengan penawaran terhadap barang dan jasa dalam waktu sementara.
2. Produktifitas
Produktifitas merupakan keluaran barang dan jasa per unit tenaga kerja. Dalam meningkatkan suatu produktifitas diperlukan peralatan dan metode yang inovatif dan efisien.
Selain itu diperlukan juga peningkatan terhadap investasi, riset dan pengembangan, dan teknik-teknik manajemen yang lebih baik.
3. Pengangguran
Jumlah pengangguran yang berada di negara Indonesia tidak dapat ditentukan secara tepat karena sulitnya pendataan yang akurat. Turunnya penghasilan dalam suatu perusahaan secara drastis dan ketidak mampuan perusahaan untuk membayar gaji para tenaga kerjanya menyebabkan pemutusan hubungan kerja terhadap karyawan. Namun tidak mustahil ketika keadaan perekonomian sudah mulai membaik yang secara langsung dapat mempengaruhi kondisi perusahaan, maka pemutusan hubungan kerja tersebut dapat dibatalkan sehingga para karyawan atau tenaga kerja dapat bekerja kembali.

Minggu, 14 Maret 2010

Triple B

Believe,,Belong,,Become,,BOANERGES!!!

RADICAL BOANERGES. RADICAL OIL AND WINE. THIS IS OUR TIME. THIS IS OUR GENERATION. THUNDERING AND MAKING A DIFFERENCE!

Thanking

Bapa, Trima ksih Kau tlah mbrikan kdamaian dlm hatiku.Ku tw, Kaulah yg tlh mmbalut prasaan sdihku saat ni.. Bapa, Ajar q tuk sllu brsndar pda-Mu, Patuh pda stiap rancngan-Mu Meskipun rancngan-Mu brbeda dgn rancanganku Meskipn rancangan-Mu mmbuat air mataku jatuh Nmun biarlah rancangan-Mu yg Agung itu saja yg ttap trjdi dlm hdupku, Dan ajarku tuk sllu mnghitung tiap brkat yg tlh Engkau bri...

Ajar aku pula tuk mngikhlaskan apa yg tdk Engkau bri Krna Engkau psti tahu apa yg trbaik tuk diriku Bapa, Aku ingin menyandarkan kepalaku dalam bahu-Mu Karena aku tahu, Engkau akan selalu memperhitungkan setiap tetesan air mataku Dan pada saatnya nanti Engkau akan memberikanku yang terbaik. Engkau akan menjadikan segala sesuatu indah pada waktunya.

AMIN!!!

Medley

HidUp adLah sBuah aNugeRah, qTa tiDak aKn pNah mNgeTaHui betapa berharganya apa saja yg sudah qTa mLiki, smPai qTa kHlanGannYa. BgiTu jGa, qTa tDaK aKn pNaH mNgEtaHui aPa sJa yG hiLanG dLaM hDuP qTa, jiKa sSuatU iTu tDak pNaH dTang,,,,,,


Cinta akan rela melepas kekasih pergi, bila bersamanya tidak bahagia.. walau dengan orang lain. Cinta yg murni adalah ketika air mata menetes dan masih peduli, ketika kekasih tidak memedulikan. Cinta masih menunggu dengan setia, ketika kekasih mencintai orang lain. Dan cinta masih tersenyum sambil turut berbahagia untuknya.... ^_^